Lusiana Natali Simanjuntak,
,

Selasa, 22 Maret 2011

Lukisan Naturalisme,Kubisme, Ekspresionisme

Naturalisme 
            Yaitu suatu bentuk karya seni lukis (seni rupa) dimana seniman berusaha melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyatan, artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. Supaya lukisan yang dibuat benar – benar mirip atau persis dengan nyata, maka susunan, perbandingan, perspektif, tekstur, pewarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin, setepat –setepanya. di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme. Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam.


Lukisan William Bliss Baker




Kubisme
Kubisme  adalah sebuah gerakan modern seni rupa pada awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Picasso dan Braque. Prinsip-prinsip dasar yang umum pada kubisme yaitu menggambarkan bentuk objek dengan cara memotong, distorsi, overlap, penyederhanaan, transparansi, deformasi, menyusun dan aneka tampak. Gerakan ini dimulai pada media lukisan dan patung melalui pendekatannya masing-masing
pada kubisme, bentuk –bentuk karyanya menggunakan bentuk –bentuk geometri (segitiga, segiempat, kerucut, kubus, lingkaran dan sebagainya) seniman kubisme sering menggunakan teknik kolase, misalnya menempelkan potongan kertas surat kabar, gambar –gambar poster dan lain- lain.
Kubisme sebagai pencetus gaya nonimitative muncul setelah Picasso dan Braque menggali sekaligus terpengaruh bentuk kesenian primitif, seperti patung suku bangsa Liberia, ukiran timbul (basrelief) bangsa Mesir, dan topeng-topeng suku Afrika. Juga pengaruh lukisan Paul Cezanne, terutama karya still life dan pemandangan, yang mengenalkan bentuk geometri baru dengan mematahkan perspektif zaman Renaisans. Ini membekas pada keduanya sehingga meneteskan aliran baru.

Istilah “Kubis” itu sendiri, tercetus berkat pengamatan beberapa kritikus. Louis Vauxelles (kritikus Prancis) setelah melihat sebuah karya Braque di Salon des Independants, berkomenmtar bahwa karya Braque sebagai reduces everything to little cubes (menempatkan segala sesuatunya pada bentuk kubus-kubus kecil. Gil Blas menyebutkan lukisan Braque sebagai bizzarries cubiques (kubus ajaib). Sementara itu, Henri Matisse menyebutnya sebagai susunan petits cubes (kubus kecil). Maka untuk selanjutnya dipakai istilah Kubisme untuk memberi ciri dari aliran seperti karya-karya tersebut.
 

 
Lukisan Pablo Picasso.



Ekspresionisme 
yaitu aliran seni lukis yang mengutamakan kebebasan dalam bentuk dan warna untuk mencurahkan emosi atau perasaan.
Ekspressionisme adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan, sastra, film, arsitektur, dan musik. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.
Pelukis Matthias Grünewald dan El Greco bisa disebut ekspresionis.
 
Lukisan El Greco 



Cinta Agape, Fhilia, Eros

CINTA AGAPE

                Cinta Tuhan terhadap manusia, merupakan gambaran dari  cinta Agape yaitu cinta yang bersedia berkorban dan menderita untuk orang yang di cintai,bahkan rela tetap mencintai seseorang itu walaupun sebenarnya orang itu sudah tak pantas lagi untuk di cintai, ini adalah cinta yang penuh pengertian, kasih sayang, kesetiaan, dan kesucian. Tuhan mengasihi manusia dan rela berkorban demi umatNya. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”(Yohanes 3:16). Merupakan ayat yang terdapat dalam kitab suci umat Kristiani (Al-kitab).  Dari ayat tersebut, saya dapat melihat bahwa cinta Tuhan kepada Manusia adalah cinta yang luar biasa, tanpa pamrih dan melakukan pengorbanan yang besar, pengorbanan bukan kepada orang yang baik, tetapi  pengorbanan untuk orang yang berdosa yang tidak mengasihi-Nya. Manusia mungkin pernah berkorban, tetapi mereka berkorban memiliki latar belakang yang berbeda dengan Tuhan, manusia mungkin berkorban untuk orang yang baik pada nya, atau mungkin berkorban untuk menerima imbalan. Tetapi Tuhan berkorban dengan ketulusan tanpa melihat rupa, kasihNya begitu besar. Sedangkan cinta kita terhadap Tuhan, harus seperti apa? Kasihilah Tuhan Allah mu melebihi engkau mengasihi dirimu sendiri, utamakan lah Tuhan dari hal apapun, karena kita adalah milikNya, maka segala yang kita lakukan haruslah berkenan kepadaNya.


“KASIH YANG SEMPURNA”
Kasih yang sempurna telah ku terima dari Mu
Bukan karena kebaikanku, hanya oleh kasih karunia Mu
Kau pulihkan aku, layakan ku  tuk dapat memanggilMu Bapa,
Kau bri yang ku pinta, saat ku mencari ku mendapatkannya,
Ku ketuk pintu Mu dan Kau buka kan,
Sbab Kau Bapaku, Bapa yang kekal
Takkan Kau biarkan aku melangkah hanya sendirian,
Kau kan slalu ada bagi ku
Sbab Kau Bapa ku, Bapa yang kekal.

             Lirik Lagu di atas merupakan bentuk hubungan cinta Tuhan kepada umatnya, Tuhan mengasihi anak-anaknya bukan karena kebaikan yang di lakukan tetapi karena kasih-Nya yang sempurna . Tuhan seperti seorang Bapa memenuhi segala keperluaan anakNya menurut kehendak-Nya. Seperti seorang bapa sayang anaknya, demikianlah Bapa yang di surga mengasihi umatNya, memberikan semua yang terbaik untuk umatNya.  




CINTA FHILIA 


            Cinta terhadap orang tua dan sesama merupakan gambaran dari cinta Fhilia yaitu cinta yang tulus kepada siapa saja,dapat di sebut cinta sahabat, ikhlas memberi tanpa pandang bulu, baik miskin maupun kaya,memiliki rupa yang baik atau tidak. Kita mengasihi orang tua kita dengan tulus,begitu juga mereka mengasii kita, yang pasti melebihi kasih kita terhadap mereka, kasih ibu sepanjang masa merupakan kalimat yang sering kita dengar, sampai pada akhir hayatnya, seorang ibu tetap mengasihi anaknya dengan tulus walau seburuk apapun anaknya itulah cinta fhilia. 
Berikut adalah sebuah lagu, yang memiliki hubungan dengan cinta Fhilia:

“KASIH IBU”
Kasih ibu kepada beta, 
Tak terhingga sepanjang masa,
Hanya memberi tak harap kembali,
Bagai sang surya menerangi dunia.

                Dari lirik lagu Kasih Ibu di atas, terlihat bahwa begitu dalam kasih yang di berikan seorang ibu kepada anaknya.  Hanya berusaha memberikan yang terbaik dan tidak pernah berharap kebaikannya dibalas. Pada lagu di atas, di umpamakan seperti sang surya yang  menerangi dunia, dia hanya memberikan kehangatannya tanpa mengharapkan balasan.   



                                                                                       

CINTA EROS

Cinta terhadap lawan jenis merupakan  tipe cinta Eros yaitu jenis cinta yang sering di alami oleh kalangan remaja/pemuda merupakan cinta yang di rasakan seseorang terhadap lawan jenis nya dan memiliki keinginan untuk memilikinya . Kebanyakan hubungan cinta dimulai dengan ini. Saat kau begitu merindukan kehadirannya dan menjadi demikian bahagia bertemu dengannya. Saat mendengar suaranya, memandang wajahnya membuatmu terbuai. Saat kau merasa begitu indah dengan cintanya yang berlimpah. Dan disaat lain kau begitu terluka saat kau merasa ditolak, tidak diperhatikan. Disaat lain lagi kau merasa hancur lebur saat kau sadar bahwa ucapannya hanya omong kosong. Atau saat janjinya tidak terbukti. Kau menjadi terluka dan menangis, tangis yang tidak mampu kau hentikan, walaupun disaat yang sama kau sangat membencinya karena telah membuatmu terluka. Cinta eros bukanlah cinta yang kekal, karena cinta ini tumbuh dari emosi dan keadaan.

“CINTA ITU BUTA”
Salahkah bila aku mencintaimu
Dan berharap engkau kan jadi milikku
Walau banyak yang bilang kau tak pantas untukku
Sayang ku mohon jangan tolak cintaku
Jiwa raga ku ini hanya untukmu
Aku rela berkorban demi cintamu itu
Biarlah orang berkata apa
Chorus:
Manusia tiada yang sempurna
Ku terima kau apa adanya
Yang penting aku bahagia


              Lagu di atas merupakan bentuk ekspresi dari cinta eros, dimana keinginan seseorang untuk memiliki orang yang di cintai, tanpa peduli dengan orang lain yang mungkin melarang nya untuk dekat dengan pujaan hatinya tersebut. Cinta itu buta, dari lirik tersebut terlihat bahwa bagaimana pun kondisi dari orang yang di cintainya,   ia akan tetap menerimanya, karena ia akan merasakan kebahagiaan apabila bisa memiliki orang tersebut. Rasa yang begitu besar untuk memiliki merupakan ekspresi dari cinta eros, apapun mungkin di lakukan untuk  mendapatkan cinta dari orang tersebut.

Selasa, 15 Februari 2011

Tipe Kepribadian berdasarkan Tipologi Manusia menurut Claudius Galenus



            Tipologi Kepribadian menurut Claudius Galenus  di bagi menjadi 4 macam, diantaranya adalah:
a. Sangunikus
b. Melankolis
c. Kholerikus
d. Flagmatikus 

  

Dari ke empat tipe kepribadian tersebut, saya cenderung memiliki tipe Flagmatikus,yaitu  cairan tubuh yang menghasilkan temperamentemperamen yang tenang, dingin, lamban, santai, dan stabil. Orang flagmatikus sulit untuk meluapkan emosinya, tetapi bukan berarti saya tidak pernah marah, saya cenderung  membawa suasana kedamaian, karena saya tidak suka dengan keributan, tetapi saya adalah manusia biasa, yang memiliki batas kesabaran, dan akan meluapkan emosi di saat hal yang fatal terjadi. Saya bertolak belakang dengan orang yang memiliki tipe kepribadian Sangunikus yang memiliki semangat berkobar-kobar yang tidak pernah tenang dan tanpa tujuan, saya adalah pribadi yang memiliki kepribadian yang tenang tetapi memiliki tujuan yang pasti,  segala kegiatan dapat terjadwalkan dengan baik.
            Sama hal nya tipe flagmatikus tidak menyukai kemurungan orang-orang  Melankolis, begitu pun pribadi saya yang tidak senang melihat wajah kemurungan dari sesorang, dalam hal ini saya tidak hanya melihat tetapi saya berupaya untuk menghiburnya bahkan dapat memberikan solusi yang baik dan dapat di terima. Orang flagmatikus tidak akan pernah kekurangan teman, ya memang di akui oleh teman saya memiliki pribadi yang sangat bersosialisasi ,saya sadari itu karena dalam lingkungan baru sekali pun saya dapat dengan mudah mendapatkan teman, tetapi saya cenderung memilih teman, karena bagi saya lebih baik mencegah dari pada mengobati, maksud saya di sini adalah memilih teman yang pergaulan dan kehidupannya baik dan yang akan berdampak baik juga bagi saya.

   Orang Flagmatikus   biasanya baik hati dan penuh perhatian, tetapi jarang sekali ia mengutarakan perasaannya yang sesungguhnya. Akan tetapi apabila sekali ia telah didorong untuk bertindak, akan terbukti bahwa ia adalah orang yang paling efisien dan memiliki kemampuan yang hebat. Ia sendiri tidak akan mau memegang pimpinan, tetapi apabila ia diberi tugas sebagai seorang pemimpin, ia akan membuktikan diri sebagai seorang pemimpin yang mampu. Ya, saya menyadari bahwa pribadi saya memang seperti itu, saya cenderung tertutup, apabila saya di landa suatu masalah,saya tidak mudah menceritakkannya kepada siapa pun, bahkan perasaan sekalipun sangat jarang saya beritahu orang lain. Saya memiliki tanggung jawab yang dapat di katakan baik, tidak ingin mengecewakan orang lain terlebih orang yang sudah memberikan  kepercayaan kepada saya. Pada dasarnya saya kurang senang memegang pimpinan, tetapi apabila saya di hadapkan dengan pekerjaan sebagai pemimpin maka saya akan membuktikan bahwa saya dapat menjadi pemimpin yang baik dan yang mampu. Orang Flagmatikus  dapat menimbulkan suasana damai dan ia mempunyai sifat pembawaan suka mendamaikan orang, saya sangat tidak senang melihat kesenjangan antara teman-teman saya, dalam hati saya, saya memiliki kerinduan untuk mendamaikan teman saya, tetapi saya juga cenderung tidak ingin terlibat dalam permasalahan mereka yang adalah teman saya.  Kebutuhan orang Flagmatikus  yang terutama ialah : Kasih, kebaikan, kelemahLembutan, penguasaan diri dan Iman, hal tersebut adalah modal bagi saya untuk menjadi pribadi yang dapat memberkati orang lain .




 Referensi:
http://www.psikologizone.com

Jumat, 11 Februari 2011

Menjaga, Melestarikan dan Mempertahankan Kebudayaan Indonesia





Seperti yang kita ketahui, bahwa negara kita memiliki beragam Kebudayaan yang di wariskan kepada setiap generasi, dan untuk menjaga kebudayaan itu tidak semudah yang kita pikirkan, mengapa saya berkata demikian? Karena  negara lain bisa dengan mudah mengklaim kebudayaan dari negara kita, Tari pendet contohnya. Apa yang kita lakukan setelah mengetahui kebudayaan kita di klaim? Demo kah? Ya, Mungkin itu adalah salah satu bentuk kekecewaan warga Indonesia terhadap Malaysia, dan itu tidak di salahkan selagi tidak melanggar aturan. Sebelum hal tersebut terjadi, alangkah baiknya kita berjuang untuk tetap mempertahankan Kebudayaan kita, jangan menunggu di klaim oleh negara lain, baru kita bertindak.

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mempertahankan kebudayaan kita yaitu dengan cara Menghargai Budaya Negara kita, jangan meremehkan budaya apapun, walau bukan dari suku kita, kita tetap harus menghargai kebudayaan itu dalam bentuk apapun. Karena apabila kita dapat menghargai kebudayaan tersebut, kita juga sekaligus menjaganya. Jangan hanya menghargai saja yang kita bisa, tetapi usahakan untuk mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari, dalam bahasa misalnya, jangan pernah merasa malu menggunakan bahasa daerah kita, pastikan menggunakan bahasa daerah untuk orang yang memiliki bahasa daerah yang sama. Saya merasa prihatin ketika permainan tradisional anak-anak di lupakan, gatrik contohnya, sudah sangat jarang bahkan tak terlihat lagi oleh saya permainan tradisional tersebut, sebenarnaya apa yang mempengaruhi hal tersebut? Perkembangan teknologi lah salah satu jawabannya, karena dengan mudah anak-anak dapat menikmati game yang dapat mengakibatkan mereka melupakan permainan tradisional tersebut bahkan tidak mengenal waktu. Dalam hal ini, tidak ada yang bisa di salahkan dan tidak mudah untuk mengembalikan keadaan seperti semula. Hanya saja harapan saya adalah dapat membuat mereka kembali mencintai permainan tradisional walaupun hanya sebatas mengenal permainan itu.

            Selanjutnya jangan mudah terpengaruh oleh budaya lain, kita harus bersikap bijaksana untuk dapat menerima kebudayaan baru, apakah memiliki nilai yang baik atau sebaliknya, kita yang sudah dewasa pasti sudah dapat membedakan hal yang baik dan yang buruk. Dan yang paling penting adalah jangan pernah melupakan kebudayaan kita, yang harus kita lakukan adalah mencintai budaya kita, menjaga dan tetap mempertahankan kebudayaan negara Indonesia.

Jumat, 21 Januari 2011

Kehidupan Desa dan Kota


            KOTA dan DESA?? Mendengar kata kota, mungkin yang pertama terbayang oleh kita adalah gedung-gedung yang tinggi, berbagai tempat hiburan, manusia yang modern, dan lain-lain. Berbeda dengan Desa,yang dalam pikiran kita hanya terbayang para petani dengan sawahnya, peternak dengan segala hewan ternaknya,manusia yang tidak modern, itulah yang mungkin terbayang oleh kita jika mendengar kata kota dan desa. Lantas seperti apa kehidupan di kota dan juga kehidupan di Desa?? Kota, kehidupan di kota pada dasarnya kurang bersosialisasi, itu yang biasa kita lihat di kota-kota besar, di mana terlihat kurang berkomunikasi dengan para tetangga,bahkan ada yang tidak mengenal siapa yang menjadi tetangganya, dan itu sudah tak aneh lagi terjadi di kota-kota Pada umumnya masyarakat kota memiliki pendidikan yang tinggi dan menghargai waktu sehingga selalu berusaha bekerja keras. Padatnya kehidupan di kota membuat berbagai dampak negatif, kemacetan adalah salah satunya, banyaknya kendaraan menjadikan jalan raya menjadi macet di setiap jam tertentu, dan menimbulkan polusi  yang merusak lingkungan. Hidup di kota adalah keras, tingkat kriminalitas di kota  sangat besar, dan itu terjadi karena kurangnya lapangan pekerjaan, sehingga menimbulkan kejahatan-kejahatan yang mengancam keselamatan seseorang.
Selanjutnya kehidupan di desa yang memiliki perbedaan dengan kehidupan di kota, kepadatan penduduk yang lebih rendah, biasanya kelompok perumahan yang di kelilingi oleh tanah pertanian udaranya yang segar, bentuk interaksi social dalam kelompok social menyebabkan orang tidak terisolasi. Kesenjangan antara kelas atas dan kelas atas tidak terlalu besar seperti pada kehidupan di kota. Pada umumnya masyarakat desa adalah masyarakat yang kehidupannya masih di kuasai oleh adat istiadat lama. Adat Istiadat adalah sesuatu konsepsi system budaya yang mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam kehidupan social hidup bersama,bekerja sama dan berhubungan erat secara tahan lama, dengan sifat yang seragam. kehidupan di desa tergantung pada alam (bercocok tanam) ,interaksi masyarakat desa lebih inti dan langgeng serta bersifat familistik. Masyarakat desa sangat menjunjung tinggi prinsip-prinsip kebersamaan / gotong royong kekeluargaan, solidaritas, musyawarah, kerukunan dan keterlibatan social. Namun  Kehidupan sosial budayanya bersifat statis, dan monoton dengan tingkat perkembangan yang lamban, berbeda dengan kota yang memiliki perkembangan yang pesat.     
            Adanya perubahan social mendorong munculnya semangat-semangat untuk menciptakan produk baru, sehingga terjadilah revolusi industry, dan kemunculan semangat asketisme intelektual . Kemudian, asketisme intelektual menimbulkan etos intelektual, dan inilah yang mendorong masyarakat untuk terus berkarya dan terus menciptakan hal-hal baru guna meningkatkan kemakmuran hidupnya.







Sumber:
http://www.slideshare.net/robiyanto/makala-masyarakat-desa-dan-kota

Kehidupan Desa dan Kota


            KOTA dan DESA?? Mendengar kata kota, mungkin yang pertama terbayang oleh kita adalah gedung-gedung yang tinggi, berbagai tempat hiburan, manusia yang modern, dan lain-lain. Berbeda dengan Desa,yang dalam pikiran kita hanya terbayang para petani dengan sawahnya, peternak dengan segala hewan ternaknya,manusia yang tidak modern, itulah yang mungkin terbayang oleh kita jika mendengar kata kota dan desa. Lantas seperti apa kehidupan di kota dan juga kehidupan di Desa?? Kota, kehidupan di kota pada dasarnya kurang bersosialisasi, itu yang biasa kita lihat di kota-kota besar, di mana terlihat kurang berkomunikasi dengan para tetangga,bahkan ada yang tidak mengenal siapa yang menjadi tetangganya, dan itu sudah tak aneh lagi terjadi di kota-kota Pada umumnya masyarakat kota memiliki pendidikan yang tinggi dan menghargai waktu sehingga selalu berusaha bekerja keras. Padatnya kehidupan di kota membuat berbagai dampak negatif, kemacetan adalah salah satunya, banyaknya kendaraan menjadikan jalan raya menjadi macet di setiap jam tertentu, dan menimbulkan polusi  yang merusak lingkungan. Hidup di kota adalah keras, tingkat kriminalitas di kota  sangat besar, dan itu terjadi karena kurangnya lapangan pekerjaan, sehingga menimbulkan kejahatan-kejahatan yang mengancam keselamatan seseorang.
Selanjutnya kehidupan di desa yang memiliki perbedaan dengan kehidupan di kota, kepadatan penduduk yang lebih rendah, biasanya kelompok perumahan yang di kelilingi oleh tanah pertanian udaranya yang segar, bentuk interaksi social dalam kelompok social menyebabkan orang tidak terisolasi. Kesenjangan antara kelas atas dan kelas atas tidak terlalu besar seperti pada kehidupan di kota. Pada umumnya masyarakat desa adalah masyarakat yang kehidupannya masih di kuasai oleh adat istiadat lama. Adat Istiadat adalah sesuatu konsepsi system budaya yang mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam kehidupan social hidup bersama,bekerja sama dan berhubungan erat secara tahan lama, dengan sifat yang seragam. kehidupan di desa tergantung pada alam (bercocok tanam) ,interaksi masyarakat desa lebih inti dan langgeng serta bersifat familistik. Masyarakat desa sangat menjunjung tinggi prinsip-prinsip kebersamaan / gotong royong kekeluargaan, solidaritas, musyawarah, kerukunan dan keterlibatan social. Namun  Kehidupan sosial budayanya bersifat statis, dan monoton dengan tingkat perkembangan yang lamban, berbeda dengan kota yang memiliki perkembangan yang pesat.     
            Adanya perubahan social mendorong munculnya semangat-semangat untuk menciptakan produk baru, sehingga terjadilah revolusi industry, dan kemunculan semangat asketisme intelektual . Kemudian, asketisme intelektual menimbulkan etos intelektual, dan inilah yang mendorong masyarakat untuk terus berkarya dan terus menciptakan hal-hal baru guna meningkatkan kemakmuran hidupnya.







Sumber:
http://www.slideshare.net/robiyanto/makala-masyarakat-desa-dan-kota

Kamis, 09 Desember 2010

Pendidikan Tinggi

Pentingnya Pendidikan Tinggi

          Seberapa Pentingkah pendidikan tinggi bagi anda? Atau mengapa para orang tua memiliki visi memberi pendidikan setinggi-tingginya untuk sang anak? Apa tujuan dari pendidikan tersebut? Saya adalah seorang mahasiswi jurusan Sistem Komputer  di Universitas Gunadarma, bagi keluarga kami, pendidikan sangatlah penting, bukan sekedar hanya ingin mendapat pekerjaan yang baik, namun kehidupan, tingkah laku dan cara bersosialisai orang yang memiliki pendidikan formal dengan yang tidak memilikinya akan terasa berbeda pada umumnya. Tujuan untuk mendapat pekerjaan yang baik tidak di jamin dengan memiliki gelar sarjana,mengapa saya berpendapat demikian? Karena di lingkungan saya pun banyak sarjana yang pengangguran, dan apabila memiliki pekerjaan, terkadang lari dari profesi yang dia miliki. Mengapa demikian? Kurangnya sarjana yang berkualitas  merupakan salah satu factor penyebabnya, tidak sedikit manusia menempuh pendidikan tinggi hanya sebatas Gengsi, tanpa serius menjalani tanggung jawab sebagai mahasiswa, pada umumnya mereka memiliki tujuan cepat lulus dan bergelar sarjana, tanpa bertanya pada dirinya “Sudahkah saya menjadi calon lulusan sarjana yang berkualitas?” Jika hanya mendapat gelar, sudah saya tegaskan, tidak menjamin mendapat pekerjaan yang baik, justru tidak jarang terlihat di lingkungan kita, yang sukses adalah mereka yang lulusan SMA,SMP, bahkan SD pun saya pernah melihat kesuksesan dia menjalani usahanya.
            Orang tua memiliki keinginan memberi pendidikan tinggi kepada anaknya sangat di rasakan oleh saya pribadi, bagaimana orang tua saya bekerja keras untuk membiayai kuliah saya, mereka memiliki keinginan untuk berusaha menjadikan anaknya tidak lagi seperti mereka yang hanya tamatan SMA, tujuan untuk mendapat pekerjaan yang layak?ya, itu termasuk factor dari tujuan mereka, mengangkat derajat pun masuk dalam tujuan karena tidak bisa di pungkiri walaupun salah tetapi memang realita masyarakat pada umumnya  melihat derajat dari pendidikannya.   Bangku kuliah memang di impikan oleh para siswa SMA, mereka memiliki tujuan untuk bisa sukses di masa depan mereka,walau terkadang keinginan tersebut terbantah oleh keadaan ekonomi yang rendah,yang menjadikan mereka harus bekerja lebih dulu untuk dapat memiliki biaya kuliahnya, bahkan hasil  pekerjaan yang di jalaninya tidak menjamin dapat mengantarnya masuk ke prguruan tinggi. Bagi kita yang lebih beruntung dari mereka, yaitu kita dapat memilih universitas yang kita inginkan dan menempuh pendidikan tinggi, jadilah kita  mahasiswa yang memiliki fokus untuk menempuh pendidikan tinggi tersebut , bukan semata-mata gengsi, ingin mendapat gelar, tetapi mulailah memiliki tanggung jawab penuh, semangat belajar, tetap menghormati orang tua   dan tekun dalam doa, maka tidak sedikit juga mereka yang melakukan hal itu  menjadi lulusan yang berkualitas, di butuhkan di perusahaan-perusahaan, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.  
Semangat untuk Mahasiswa….Jadikan dirimu menjadi Sarjana Berkualitas,,,,